MODUL 2 : INPUT,OUTPUT DAN OPERATOR
Input/Output
1.5.1 cin, cout
Dalam C++, perintah yang digunakan untuk menampilkan angka
dan karakter (string) yaitu cout.
Sedangkan untuk meminta inputan user menggunakan cin. Untuk
bisa menjalankan perintah input
output dalam C++ perlu kita sisipkan eksekusi file
iostream.h, yaitu dengan cara #include <iostream>.
Perhatikan kode program pertama anda (Hello World!). Pada
kode program tersebut kita perlu
menggunakan tanda petik dua untuk menunjukkan bahwa kita
akan menampilkan karakter/ string.
Sedangkan untuk menampilkan integer tidak perlu menambahkan
tanda kutip.
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main() {
int A;
cin >> A;
cout << “A: ”
<< A;
getch();
return 0;
}
1.5.2 getch()
getch() berfungsi untuk membaca satu karakter dari keyboard
getch(). Jika diperhatikan program
sebelumnya, getch() digunakan pada akhir program sebelum
return 0. Ini berfungsi supaya sebelum
program terhenti sebelum program berakhir. getch() berasal
dari library conio.h.
1.5.3 clrscr()
Untuk membersihkan layar, gunakan clrscr(), yang berasal
dari library conio.h.
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main() {
int A;
cin >> A;
clrscr(); cout << “A: ” << A; getch(); return 0;
}
Modul Praktikum Implementasi Algoritma 8
1 PENGANTAR
1.5.4 Escape Character
Di dalam C++, terdapat beberapa khusus yang penulisannya
singkat tapi sangat berguna dalam
program. Karakter tersebut disebut escape character.
Perhatikan contoh berikut.
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main() {
cout << "Contoh Baris\nBaru\n";
cout << "Contoh Suara Beep\a\n";
cout << "Contoh Backspade\b\bc\n";
cout << "Halo\rContoh Kembali\n";
cout << "Contoh\tTab\n";
cout << "Contoh \\Garis Miring\\";
cout << "\'Contoh Kutip Satu\'\n";
cout << "\"Contoh Kutip Dua\"\n";
getch();
}
1.5.5 Floating Point
Jika sebuah bilangan mempunyai nilai pecahan, dapat direpresentasikan
dengan dua format
bilangan, fixed point dan floating point. Misalnya bilangan
tersebut 4.534. Bilangan pecahan fixed-
point pada bilangan tersebut adalah 4. Sedangkan floating
point nya adalah 534. Perhatikan bahwa
penulisan koma menggunakan titik. Pada komputer, penulisan
bilanga pecahan menggunakan titik.
Selain penulisan menggunakan titik, bisa juga menggunakan
kode e. Misalkan 5e-5, artinya 5 x 105
Perhatikan contoh berikut.
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main() {
cout << 4.567
<< "\n";
cout << 4567e-3
<< "\n";
getch();
return 0;
}
1.6 Primitif Variables & Assignment
1.6.1 Tipe Data Dasar
Beberapa tipe data dasar yang biasa digunakan di C++.
1. int: tipe data untuk bilangan integer.
2. float: tipe data untuk bilangan desimal.
3. char: tipe data untuk karakter, sedangkan untuk string
digunakan array of char.
Modul Praktikum Implementasi Algoritma 9
1 PENGANTAR
Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel tipe data dasar
berikut.
Tipe Keterangan
char Menyatakan sebuah karakter
short Menyatakan bilangan integer
int Menyatakan bilangan integer namun range nya lebih besar
dari short int
long Menyatakan bilangan integer namun lebih besar range nya
dari int
float Menyatakan tipe bilangan desimal dengan range 7 digit
double Menyatakan tipe bilangan desimal dengan range 15
digit
1.6.2 Assignment
Assignment adalah untuk memasukan sebuah nilai ke dalam
variable.
#include <iostream>
#include <conio.h>
int main() {
int A = 5; //
assignment
cout << A;
getch();
return 0;
}
Kode baris di atas maksudnya adalah kita memasukkan nilai 5
ke dalam variabel A.
1.6.3 Operator
Dalam bahasa C++ yang termasuk dalam operator adalah +
(penambahan), - (pengurangan),
*(pengalian), / (pembagian), dan % (modulus/hasil sisa
bagi).
#include <iostream>
#include <conio.h>
int main() {
int A = 16; int B =
5; cout << "A + B = " << A + B << "\n";
cout << "A
- B = " << A - B << "\n";
cout << "A
* B = " << A * B << "\n";
cout << "A
/ B = " << A / B << "\n";
cout << "A
% B = " << A % B << "\n";
getch();
return 0;
}
1.6.4 Compound Assignment
Compound assignment merupakan kombinasi dari operator yang
bertujuan untuk merperpendek
suatu baris perintah.
Modul Praktikum Implementasi Algoritma 10
1 PENGANTAR
Perhatikan A++ dan ++A. Memang fungsinya sama, yaitu
menambahkan satu ke variable A. Tetapi
ada perbedaannya pada saat pemakaian, yaitu urutan
eksekusinya dalam suatu perintah. Begitu juga
untuk A—dan –A. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh kode
berikut.
#include <iostream>
#include <conio.h>
int main() {
int A = 5;
int B = A++;
cout <<
"A: " << A << "\n";
cout <<
"B: " << B << "\n\n";
A = 5;
B = ++A;
cout <<
"A: " << A << "\n";
cout <<
"B: " << B << "\n";
getch();
return 0;
}
1.6.5 Inisialisasi Variable
Sebuah variable bisa diartikan sebagai sebuah penampung.
Kita bisa menempatkan nilai apa saja ke
variable tersebut. Proses penempatan tersebut dinamakan
inisialisasi. Perhatikan contoh berikut.
#include <iostream>
#include <conio.h>
int main(){
int A, B; //
insialisasi
cin >> A;
cin >> B;
cout << A
<< B;
getch();
return 0;
}
1.6.6 signed, unsigned
Tipe data bilangan short dan int dapat menyimpan bilangan
positif dan negatif. Misalkan:
1. unsigned short int, berukuran 2 byte, range 0 sampai
65,535
2. unsigned int, berukuran 4 byte, range 0 sampai
4,294,967,295
1.6.7 const
Selain variable, dapat digunakan konstanta, yaitu nilai yang
tidak akan berubah. Penulisan konstanta
dalam bahasa C++ adalah dengan const. Untuk lebih jelasnya,
perhatikan contoh berikut.
#include <iostream>
#include <conio.h>
const int LUCKYNUMBER = 7;
const float PI = 3.14159;
const char NEWLINE = '\n';
int main() {
cout <<
LUCKYNUMBER << NEWLINE;
cout << PI
<< NEWLINE; getch(); return 0;
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar